Your
Love My Love 2
3 Bulan kemudian setelah Amanda
melalukan kegiatanya di Desa itu, Amanda pun tidak ingin pergi dari desa itu karna Amanda sudah terlalu nyama dengan masyarakat. Banyak kisah yang di dapat Amanda
di Desa terpencil itu ia takkan pernah melupakan kisahnya. Amanda yang sudah
waktunya untuk berpisah dan kembali lagi ke tempat tinggalnya, Amanda pun
memulai benah – benah dengan barang
bawaanya karna KKNnya sudah selesai, dengan kepergiannya Amanda Rian pun begitu tidak tega bila Amanda pergi
lagi ke Kota, dimana Amanda tinggal. Dengan perkataan Amanda yang sedikit
menenangkan Rian. “Kita memang akan berpisah tapi Cinta kita gak, tenang aja
entar setiap bulan aku maen kesini” Dengan perkataan Amanda yang lembut itu
Rian pun sudah siap untuk kepergiannya Amanda. Amanda dan temen – temen pun pamitan ke Pak Kades setelah berbicara dengan
Rian.
Amanda : “Pak kades saya dan
temen – temen pamitan, terima kasih semuanya. Mafkan kami udah ngerpotin,
Pak Kades : “iya sama – sama. Gak
apa – apa...? Bapak malah seneng, Jangan lupa entar selalu maen kesini lagi
rumah ini terbuka untuk kalian semua.”
Amanda : “Iya pak terimakasih. Pak saya mau ngomong
sama Rian bentar Pak.”
Amanda pun berbicara 2 mata sama
Rian.
Amanda : “ Aku pamitan yah.. Awas
Kamu nakal..!!!” (Dengan mata yang berkca-kaca)
Rian : “ iya gak kok..kamu juga
awas kalau nakal”
Dengan perkataan terakhir Amanda Rian menghimbaskan nafas yang tegang. Amanda
pun berjalan keluar rumah bersama temen-temenya.
Akhir dari tugas yang di berikan
dari Kampus di Desa itu, penuh dengan kisah yang indah. Amanda dan Rian pun
Menjalani cintanya dengan LDR. Amanda yang seolah takut Rian selingkuh dengan
wanita lain, Amanda pun berfikir untuk minta pin BB salah satu dari temen Rian.
Rian pun ngasih Pin BB yaitu Hida. Hida ini adalah temen rian namun gak begitu
akrab banget.
Amanda pun mulai percakapanya
melalui bbm.
Amada : “Hida yah...”
Hida : “iya ini siapa?”
Amanda : “ini Amanda yang KKN di
Desa kamu.”
Hida : “ ooO Iya.. Saya tau.”
Dengan Percakapan mereka yang
singkat, tapi udah saling mengenal walaupun belum ketemu. Mereka berdua pun
saling tanya mengenai Rian. Dengan perjalanan Cintanya Amanda dengan Rian yang
kurang lebihnya sudah 5 bulan ini tak ada masalah sedikitpun. Karna Rian yang
sudah percaya dengan Amanda begitpun Amanda.
Ketika hida sedang berda di Kota,
si Amanda Bbm, ia minta tolong untuk
menjemputnya.
Amanda : “Hida kamu dimana?”
Hida : “aku lagi nongkrong?
gimana manda?”
Amanda : “Aku boleh minta tollong
gak.”
Hida : “ minta tolong apa manda?”
Amanda sebelum membalas bbm dari Hida tiba – tiba mengahilang dari bbm.
Amanda yang merasa gak enak dan merasa merepotkan Hida, Amanda berfikir untuk
Cancelnya. Better because i do not bother other people.
Amanda : “ Gak jadi hida?”
Hida : “Kok gak jadi kenapa?”
Amanda : “tadi aku minta tolong
kamu untuk jemput aku, tapi ini udah di anterin kaka ku, itu sih Rian gak mau
menjemput aku sih, tadi makanya aku minta tolong sama kamu, tapi ini aku udah
nginep di rumah temen aku. Padahal ini kan ultahnya Rian aku dari tempat
tinggal ku ke Kota mu itu jauh tau. dan ini mau ngasih kado ke dia, tapi malah
dia gak mau menemui. Yaudah. Owh iya bisa kesini gak?"
.
Amanda yang seolah tak mau
merepoti si Hida, namun Amanda ingin bertemu dengan hida yang ingin memberikan
sesuatu ke Hida. Hida pun menuju ketempat dimana Amanda menginap. Hida yang
begitu menikmati perjalanannya yang membutuhkan waktu 15 menit itu hida tidak
terburu – buru karna lumayan deket dengan tempat dimana Hida nongkron . Sesampai
di rumah temenya Amanda pun sudah di depan rumahnya.
Amanda :”halloww Hida”
Hida : “ Hallow juga manda”
Amanda :”apa kabar ?”
Hida :”baik. Kamu sendiri gimana”
Amanda :”baik juga. Oo iya ini kadonya buat kamu aja ketimbang
gak ada yang menerima.”
Hida :”gak agh aku gak enak sama
Rian”
Amanda :”gak papa..”
Dengan pemberian kado dari Amanda Hida yang
gak enak sama Rian karna failed gak jadi di kasihkan Rian, Amanda pun berharap
Hida menerima kadonya. Dengan senyum Hida menerima kado dari Amanda. Karna
malam yang sudah larut, tanpa panjang lebar Hida pamitan dengan Amanda untuk
kembali ketempat nongkrongnya. Hida pun cabut ke tempat tongkrongannya lagi
karna acara sama temen-temennya belom selesai. Sesampai Hida di tempat dan Hida
pun selalu tak lepas dari handphonenya yang selalu masih conteck dengan Amanda,
dan mereka pun selalu sharing dan Amanda pun curhat tentang Rian ke Hida. Hida
yang selalu tak enak sama Rian ini ia hanya menjawab apa yang Amanda curhatkan.
Amanda dan Hida ini saling curhat satu sama lain, Hida yang baru saja selesai
acaranya ia pun pamitan untuk pulang ke rumah ke Amanda. Karna curhat yang
sedang berjalan namun Hida yang akan melakukan perjalanan pulang ke rumah untuk
jangan bbm dulu. Setelah sampai di Rumah
Rian pun bilang mau istirahat dulu,
karna malam yang sudah larut.
Hari Kamis, Sekitar 15:00 WIB
Hida pulang dari Pekerjaannya, pas di jalan Hida ketemu dengan si adeknya Rian
yang bernama putri, setelah Rian sampai di rumah tidak taunya si putri pun langsung bbm Rian.
Putri : “Hida baru pulang
yahh..?”
Hida : “Iyah.. put ada apa..?”
Putri : “Minta tolong boleh gak,”
Hida : “Minta tolong apa put?”
Putri : “Fotoin Kita, ini aku
lagi sama Amanda?”
Hida pun berpikir karna si Putri ini
adeknya Rian, Hida pun punya rasa gak enak. ia langsung pergi ketempat Putri
yang minta di fotoin. Seperti Hunting. Dengan kecepatan 60 km/jam Hida menuju
ke tempat tersebut, sebelum di tempat yang akan buat hunting si Putri dengan
Amanda, Hida ketemu mereka berdua di pertigaan Jalan. “Kok gak jadi kenapa?” “Gak boleh sama Penjaganya, katanya sudah
menjelang malam” karna udah teralulu senja sekitar jam 17:30 WIB ini, sudah di larang
sama Penjaga tempat itu untuk mengambil gambar Sesaat senja. Putri yang ingin Hunting
dengan Amanda ini, Putri tidak ingin kalau Hunting kali ini di batalkan. Putri pun
memifirkan tempat dimana yang bagus untuk Hunting. Karna Hida yang tidak enak
sama Rian karna Hari yang sudah menjelang malam. Hida memutuskan untuk di
batalkan karna takut Putri di cariin Rian dengan Bapaknya. Putri yang masih
ngotot aja ingin Hunting ia tetep memaksa Hida dengan Amanda. Amanda yang
mencoba untuk membujuk si Putri untuk huntingnya di batalkan “Besok lagi aja
besok kan masih ada waktu, lagian aku kan enter nginep di rumah kamu putri..!!!”
Dengan rayuan Amanda yang begitu jelih ini Putripun langsung mengikuti apa
perkataan Amanda yang di bilang. “Mending kita nongkrong di Cafe itu aja,
gimana?”
Hida : “ Ya udah aku pulang dulu”
Amanda : “Ohh gak bisa, kamu
harus ikut Nongkrong di Cafe itu juga.”
Ajak Amanda yang begitu membuat
Hida tidak enak lagi, Karna Amanda begitu baik dengan Hida. Hida pun akhirnya
ikut nongkrong di Cafe tersebut. Sesampai di Cafe tersebut mereka berdua sambil
menunggu pesanan, mereka yang hobi sekali dengan selfie ini mereka bedua pun
selfie bareng dan Hidapun di ajak oleh Amanda. Untuk ikut foto bareng. Bertiga
pun foto – foto di cafe itu. Hida,Amanda,dan Putri, setelah Selesai Foto dan
selfie bareng. Hida pun meminta foto itu. “fotonya aku bagi yah “ dengan
perkataan Hida dengan Amanda yang sedang berbagi foto gak tau kenapa tiba – tiba Putri nelfon
temenya yang seakan-akan temennya itu seperti Photograper. Hida yang begitu
bingung dengan semuanya Hida pun bertanya ke Amanda.
Hida : “Amanda gue kayak gini gak
enak sama Rian.??”
Amanda : “Gakk.. papa lagian aku
sama Rian lagi marahan kok?
Hida : ”Iya.. tapi aku gak enak ?
Amanda : “Iya gak apa – apa Hidaa...!!!1”
Hida yang bingung seperti orang burunan
karna takut bila ada yang lihat terus Rian akan tau semuanya. dan Hida punya firasat buruk tentang perkumpulannya
dengan Amanda dan Putri ini, Sewaktu Hida mengobrol dengan Amanda, tiba – tiba
Putri keluar dari mejanya denga Photografer itu, dan Hida selalu mengawasi
ternyata Putri sedang Hunting di depan Cafe tersebut, dan Putri pun mengajak
Amanda untuk Foto bareng dan akhirnya Amanda dengan begitu mau dengan
bujukannya Putri. Hida pun di tinggal sendirian di meja tidak lama kemudian
firasat Hida bener entah tak di sengaja Bapak Kades dan Rian ini mau Ke kota
mau cari Lontong Opor buat Ibu Kades. Pak kades ini Bapaknya Putri ini melilhat
Putri yang sedang Hunting di depan Cafe itu dengan Photografer langsung
mendatangi Putri. Amanda yang tau kalau di meja masih ada Hida yang sendirian
Amanda pun langsung lari menuju ke Hida.
Amanda : “Hida..!!! Kebelakang
sekarang cepat...!!!! Ada Rian dengan Bapaknya...!!!” (denangan kata yang
panik)
‘Hida dengan cepat ia langsung
masuk ke toilet.’
Amanda
dan Putri pun entah kebingungan mau ngomong apa, karna mereka berdua ketemu
dengan Rian dan Pak Kades. Dengan perkataan yang sedikit kasar dari Rian ke
Putri dan Amanda. “Kamu..!!! berdua ngapain b di sini...!!!” Amada dan Putri
pun hanya diam dan tak menjawab omongan dari Rian. Pak Kades pun mengatakan
dengan Photograper tersebut untuk tidak menghubungi Putri lagi. Dengan sedikit
keselnya Rian, Rian pu membawa Amanda dengan Putri pulang ke rumah. Hida sedang
bersembunyi di toilet, ia mencoba keluar dari toilet karna sudah teralu lama,
ia pun langsung mengintip meja yang tadi di dudukinya dengan jauh, Ketika
melilhat dari jauh ternyata meja yang didudukinya ada 2 cowok, Hidapun langsung
menuju mejanya, Dan ternya yang di meja itu Photograper yang di telfon Putri. Hida
dengan Photografer yang tadi. Meraka
bertiga bercerita tentang kejadian tadi. Dengan kejadian yang tadi. Karna malam
yang udah larut Hida pun memikirkan untuk pulang kerumah. Sesampai di rumah
Hida mengcekk handphonenya sambil relax di kamar ternyata ada BBM dari si Amanda.
Amanda : “Tolong Hida jagain Foto
kita bertiga.?”
Hida : “ Iya Amanda aman..?”
Amanda : “Maaf yah soal tadi udah
bikin kamu seperti ini.”
Hida : “Gak papa Amanda..”
Amanda :” Ya udah Hp Ku lagi
tidak aman Hp ku lagi di cek-cek sama Rian, Good Night.
Hida : “Night...!!”.
Setelah Hida di kasih tau sama
Amanda bahwa foto – foto yang tadi gak boleh di Phublise, atau di upload ke
social media dan Hidapun menyetujuinya. Untuk tidakn memphublise foto tersebut.
Next Story di
Your Love My Love 3
Your Love My Love 3

No comments:
Post a Comment