Iklan

Iklan

Wednesday, March 9, 2016

Your Love My Love 2



Your Love My Love 2


    3 Bulan kemudian setelah Amanda melalukan kegiatanya di Desa itu, Amanda pun tidak ingin pergi dari desa itu karna Amanda sudah terlalu nyama dengan masyarakat. Banyak kisah yang di dapat Amanda di Desa terpencil itu ia takkan pernah melupakan kisahnya. Amanda yang sudah waktunya untuk berpisah dan kembali lagi ke tempat tinggalnya, Amanda pun memulai  benah – benah dengan barang bawaanya karna KKNnya sudah selesai, dengan kepergiannya Amanda  Rian pun begitu tidak tega bila Amanda pergi lagi ke Kota, dimana Amanda tinggal. Dengan perkataan Amanda yang sedikit menenangkan Rian. “Kita memang akan berpisah tapi Cinta kita gak, tenang aja entar setiap bulan aku maen kesini” Dengan perkataan Amanda yang lembut itu Rian pun sudah siap untuk kepergiannya Amanda. Amanda dan temen – temen pun  pamitan ke Pak Kades setelah berbicara dengan Rian.

Amanda : “Pak kades saya dan temen – temen pamitan, terima kasih semuanya. Mafkan kami udah ngerpotin,
Pak Kades : “iya sama – sama. Gak apa – apa...? Bapak malah seneng, Jangan lupa entar selalu maen kesini lagi rumah ini terbuka untuk kalian semua.”
Amanda   : “Iya pak terimakasih. Pak saya mau ngomong sama Rian bentar Pak.”
Amanda pun berbicara 2 mata sama Rian.
Amanda : “ Aku pamitan yah.. Awas Kamu nakal..!!!” (Dengan mata yang berkca-kaca)
Rian : “ iya gak kok..kamu juga awas kalau nakal”

   Dengan perkataan terakhir Amanda Rian menghimbaskan nafas yang tegang. Amanda pun berjalan keluar rumah bersama temen-temenya.
Akhir dari tugas yang di berikan dari Kampus di Desa itu, penuh dengan kisah yang indah. Amanda dan Rian pun Menjalani cintanya dengan LDR. Amanda yang seolah takut Rian selingkuh dengan wanita lain, Amanda pun berfikir untuk minta pin BB salah satu dari temen Rian. Rian pun ngasih Pin BB yaitu Hida. Hida ini adalah temen rian namun gak begitu akrab banget.

Amanda pun mulai percakapanya melalui bbm.
Amada : “Hida yah...”
Hida : “iya ini siapa?”
Amanda : “ini Amanda yang KKN di Desa kamu.”
Hida : “ ooO Iya.. Saya tau.”

Dengan Percakapan mereka yang singkat, tapi udah saling mengenal walaupun belum ketemu. Mereka berdua pun saling tanya mengenai Rian. Dengan perjalanan Cintanya Amanda dengan Rian yang kurang lebihnya sudah 5 bulan ini tak ada masalah sedikitpun. Karna Rian yang sudah percaya dengan Amanda begitpun Amanda.
Ketika hida sedang berda di Kota,  si Amanda Bbm, ia minta tolong untuk menjemputnya. 

Amanda : “Hida kamu dimana?”
Hida : “aku lagi nongkrong? gimana manda?”
Amanda : “Aku boleh minta tollong gak.”
Hida : “ minta tolong apa manda?”
Amanda sebelum membalas bbm dari Hida tiba – tiba mengahilang dari bbm. 
Amanda yang merasa gak enak dan merasa merepotkan Hida, Amanda berfikir untuk 
Cancelnya. Better because i do not bother other people.
 
Amanda : “ Gak jadi hida?”
Hida : “Kok gak jadi kenapa?”
Amanda : “tadi aku minta tolong kamu untuk jemput aku, tapi ini udah di anterin kaka ku, itu sih Rian gak mau menjemput aku sih, tadi makanya aku minta tolong sama kamu, tapi ini aku udah nginep di rumah temen aku. Padahal ini kan ultahnya Rian aku dari tempat tinggal ku ke Kota mu itu jauh tau. dan ini mau ngasih kado ke dia, tapi malah dia gak mau menemui. Yaudah. Owh iya bisa kesini gak?"
.
Amanda yang seolah tak mau merepoti si Hida, namun Amanda ingin bertemu dengan hida yang ingin memberikan sesuatu ke Hida. Hida pun menuju ketempat dimana Amanda menginap. Hida yang begitu menikmati perjalanannya yang membutuhkan waktu 15 menit itu hida tidak terburu – buru karna lumayan deket dengan tempat dimana Hida nongkron . Sesampai di rumah temenya Amanda pun sudah di depan rumahnya. 

Amanda :”halloww Hida”
Hida : “ Hallow juga manda”
Amanda :”apa kabar ?”
Hida :”baik. Kamu sendiri gimana”
Amanda :”baik juga.  Oo iya ini kadonya buat kamu aja ketimbang gak ada yang menerima.”
Hida :”gak agh aku gak enak sama Rian”
Amanda :”gak papa..”

    Dengan pemberian kado dari Amanda Hida yang gak enak sama Rian karna failed gak jadi di kasihkan Rian, Amanda pun berharap Hida menerima kadonya. Dengan senyum Hida menerima kado dari Amanda. Karna malam yang sudah larut, tanpa panjang lebar Hida pamitan dengan Amanda untuk kembali ketempat nongkrongnya. Hida pun cabut ke tempat tongkrongannya lagi karna acara sama temen-temennya belom selesai. Sesampai Hida di tempat dan Hida pun selalu tak lepas dari handphonenya yang selalu masih conteck dengan Amanda, dan mereka pun selalu sharing dan Amanda pun curhat tentang Rian ke Hida. Hida yang selalu tak enak sama Rian ini ia hanya menjawab apa yang Amanda curhatkan. Amanda dan Hida ini saling curhat satu sama lain, Hida yang baru saja selesai acaranya ia pun pamitan untuk pulang ke rumah ke Amanda. Karna curhat yang sedang berjalan namun Hida yang akan melakukan perjalanan pulang ke rumah untuk jangan bbm dulu.  Setelah sampai di Rumah  Rian pun bilang mau istirahat dulu, karna malam yang sudah larut.
Hari Kamis, Sekitar 15:00 WIB Hida pulang dari Pekerjaannya, pas di jalan Hida ketemu dengan si adeknya Rian yang bernama putri, setelah Rian sampai di rumah tidak taunya si  putri pun langsung bbm Rian.

Putri : “Hida baru pulang yahh..?”
Hida : “Iyah.. put ada apa..?”
Putri : “Minta tolong boleh gak,”
Hida : “Minta tolong apa put?”
Putri : “Fotoin Kita, ini aku lagi sama Amanda?”

     Hida pun berpikir karna si Putri ini adeknya Rian, Hida pun punya rasa gak enak. ia langsung pergi ketempat Putri yang minta di fotoin. Seperti Hunting. Dengan kecepatan 60 km/jam Hida menuju ke tempat tersebut, sebelum di tempat yang akan buat hunting si Putri dengan Amanda, Hida ketemu mereka berdua di pertigaan Jalan. “Kok gak jadi kenapa?”  “Gak boleh sama Penjaganya, katanya sudah menjelang malam” karna udah teralulu senja  sekitar jam 17:30 WIB ini, sudah di larang sama Penjaga tempat itu untuk mengambil gambar Sesaat senja. Putri yang ingin Hunting dengan Amanda ini, Putri tidak ingin kalau Hunting kali ini di batalkan. Putri pun memifirkan tempat dimana yang bagus untuk Hunting. Karna Hida yang tidak enak sama Rian karna Hari yang sudah menjelang malam. Hida memutuskan untuk di batalkan karna takut Putri di cariin Rian dengan Bapaknya. Putri yang masih ngotot aja ingin Hunting ia tetep memaksa Hida dengan Amanda. Amanda yang mencoba untuk membujuk si Putri untuk huntingnya di batalkan “Besok lagi aja besok kan masih ada waktu, lagian aku kan enter nginep di rumah kamu putri..!!!” Dengan rayuan Amanda yang begitu jelih ini Putripun langsung mengikuti apa perkataan Amanda yang di bilang. “Mending kita nongkrong di Cafe itu aja, gimana?”
Hida : “ Ya udah aku pulang dulu”
Amanda : “Ohh gak bisa, kamu harus ikut Nongkrong di Cafe itu juga.”
Ajak Amanda yang begitu membuat Hida tidak enak lagi, Karna Amanda begitu baik dengan Hida. Hida pun akhirnya ikut nongkrong di Cafe tersebut. Sesampai di Cafe tersebut mereka berdua sambil menunggu pesanan, mereka yang hobi sekali dengan selfie ini mereka bedua pun selfie bareng dan Hidapun di ajak oleh Amanda. Untuk ikut foto bareng. Bertiga pun foto – foto di cafe itu. Hida,Amanda,dan Putri, setelah Selesai Foto dan selfie bareng. Hida pun meminta foto itu. “fotonya aku bagi yah “ dengan perkataan Hida dengan Amanda yang sedang berbagi foto  gak tau kenapa tiba – tiba Putri nelfon temenya yang seakan-akan temennya itu seperti Photograper. Hida yang begitu bingung dengan semuanya Hida pun bertanya ke Amanda.
Hida : “Amanda gue kayak gini gak enak sama Rian.??”
Amanda : “Gakk.. papa lagian aku sama Rian lagi marahan kok?
Hida : ”Iya.. tapi aku gak enak ?
Amanda : “Iya gak apa – apa Hidaa...!!!1”
     Hida yang bingung seperti orang burunan karna takut bila ada yang lihat terus Rian akan tau semuanya. dan Hida  punya firasat buruk tentang perkumpulannya dengan Amanda dan Putri ini, Sewaktu Hida mengobrol dengan Amanda, tiba – tiba Putri keluar dari mejanya denga Photografer itu, dan Hida selalu mengawasi ternyata Putri sedang Hunting di depan Cafe tersebut, dan Putri pun mengajak Amanda untuk Foto bareng dan akhirnya Amanda dengan begitu mau dengan bujukannya Putri. Hida pun di tinggal sendirian di meja tidak lama kemudian firasat Hida bener entah tak di sengaja Bapak Kades dan Rian ini mau Ke kota mau cari Lontong Opor buat Ibu Kades. Pak kades ini Bapaknya Putri ini melilhat Putri yang sedang Hunting di depan Cafe itu dengan Photografer langsung mendatangi Putri. Amanda yang tau kalau di meja masih ada Hida yang sendirian Amanda pun langsung lari menuju ke Hida.
Amanda : “Hida..!!! Kebelakang sekarang cepat...!!!! Ada Rian dengan Bapaknya...!!!” (denangan kata yang panik)
‘Hida dengan cepat ia langsung masuk ke toilet.’

        Amanda dan Putri pun entah kebingungan mau ngomong apa, karna mereka berdua ketemu dengan Rian dan Pak Kades. Dengan perkataan yang sedikit kasar dari Rian ke Putri dan Amanda. “Kamu..!!! berdua ngapain b di sini...!!!” Amada dan Putri pun hanya diam dan tak menjawab omongan dari Rian. Pak Kades pun mengatakan dengan Photograper tersebut untuk tidak menghubungi Putri lagi. Dengan sedikit keselnya Rian, Rian pu membawa Amanda dengan Putri pulang ke rumah. Hida sedang bersembunyi di toilet, ia mencoba keluar dari toilet karna sudah teralu lama, ia pun langsung mengintip meja yang tadi di dudukinya dengan jauh, Ketika melilhat dari jauh ternyata meja yang didudukinya ada 2 cowok, Hidapun langsung menuju mejanya, Dan ternya yang di meja itu Photograper yang di telfon Putri. Hida  dengan Photografer yang tadi. Meraka bertiga bercerita tentang kejadian tadi. Dengan kejadian yang tadi. Karna malam yang udah larut Hida pun memikirkan untuk pulang kerumah. Sesampai di rumah Hida mengcekk handphonenya sambil relax di kamar ternyata ada BBM dari si Amanda.
Amanda : “Tolong Hida jagain Foto kita bertiga.?”
Hida    : “ Iya Amanda aman..?”
Amanda : “Maaf yah soal tadi udah bikin kamu seperti ini.”
Hida : “Gak papa Amanda..”
Amanda :” Ya udah Hp Ku lagi tidak aman Hp ku lagi di cek-cek sama Rian, Good Night.
Hida : “Night...!!”.

Setelah Hida di kasih tau sama Amanda bahwa foto – foto yang tadi gak boleh di Phublise, atau di upload ke social media dan Hidapun menyetujuinya. Untuk tidakn memphublise foto tersebut.

Next Story di
Your Love My Love 3

No comments:

Post a Comment