Sabtu/03/16, Yaitu malam minggu
malam yang panjang bagi anak dewasa, yang seakan akan di penuhui dengan acara
dan banyak pula yang mengisi malam panjang ini dengan bermain game, nongkrong,
bahkan ada juga yang Dinner dengan kekasihnya. Setelaah Hida menerima
perjanjian apa yang di omongkan oleh Amanda, Hida yang yaqin akan di Privasi
tentang fotonya yang ada di smartphone. Ketik hida sedang nongkrong bersama –
sama dengan temen-temenya, di situ juga bersama Rian, Hida yang merasa punya
Privasi jadi seakan – akan Hida agak menjauh dari Rian. Smartphone dari Hida
ini bunyi yaitu bbm dari Putri adek dari Rian. Hida yang sudah lama chatting
dengan Putri ini dan bahkan udah pernah jalan bareng bersama Putri. Hida yang
punya rasa gak enak ini, ia selalu menutupi tentang Putri. Karna Hida yang
selalu menatap smartphonenya pada waktu nongkrong sama temen-temenya karna
sibuk balas chat dari Putri tiba – tiba Rian menanyakan ke Hida, karna Rian
penasaran ‘lagi chat sama siapa sih nih orang’ di dalam hati Rian. “Hida coba
gue lihat lu lagi chat sama siapa sih..!!!, orang temen – temen lagi maen gitar
nyanyi bersama lu malah sibuk chatting?” Hida pun yang punya rasa gak enak ini
ia menjawab sama orang lain sambil menyembunyikan smartphonenya. Disitu Rian
mulai penasaran dan mulai curiga, di dalam fikiran Rian yaitu Hida sedang chat
dengan Amanda. Dan padahal dengan Putri adek dari Rian ini. Dan tanpa di sadari
setelah kejadian itu, Rian pun langsung mencari info ke temen – temen hida, dan
pas hida ngater temennya yang bernama Wijaya ini karna Wijaya salah satu temen
akrab Hida, waktu dalam perjalanan mengantar Wijaya ke sebuah Mall Wijaya
minjem hadphonenya Hida, karna hadphone Wijaya kehabiasan batrai Wijaya
meminjam hadphonenya untuk menghubuhi temen hida yang akan ketemu di tempat,
setelah menghubungi karna Hida sedang menyetir, tanpa disadari ternya Wijaya
membuka di galeri foto – foto. Dan ia bertanya kepada Hida setelah melihat foto
– foto itu. “Loh foto – foto sama Amanda sama Putri di mana” Loh kamu buka foto
itu..!!! kenapa lu gak izin dulu sama saya” “Iyaa sorry..!!”
“Yauda gak papa? Entar aku
ceritaiin semuanya.”
Setelah mereka berdua bertengkar
namun Hida yang akan menjelaskan ke Wijaya tetang foto itu. Sampai di Mall
mereka berdua pun mencari apa yang di inginkan Wijaya, setelah mereka berdua
selesai mencari mereka berdua pun memutuskan untuk pulang kerumah, di dalam
perjalanan pulang Hida pun menceritakan tentang foto itu ke Wijaya. “gini loh...
kenapa foto itu ada aku terus tidak ada Rian. Awalnya gini, Pas aku pulang
kerja aku ketemu dengan Putri di jalan, setelah aku nyampe rumah Putri langsung
bbm aku, ia minta tolong sama aku suruh memotret mereka berdua si Amanda dengan
Putri. Terus aku gak enak sama sama mereka akhirnya aku menuriti kemauan dia?”
gitu..??? “ Ooo begitu ceritanya..” dan setelah cerita di jalan kita berdua
tidak terasa sudah sampai di rumah, setelah nyampe di rumah kita berdua gak
langsung pulang kerumah kita berdua nongkrong di sebuah warung kecil ngopy dulu
sambil rilex. Dan aku pergi sebentar untuk mengambil Power bank di rumah. Wijaya
pun sendirian. Tiba Rian pas ia mau kesuatu tempat dan ia melewati di depan
warung itu Wijaya pun memangil. “” woooee Riiaannn..!!!!!”
Dengan teriakan Wijaya yang cukup
keras ini Rian pun nyamperin di Wijaya. “Lu di sini sama siapa” “Sama Hida ia
sedang ke rumah bentar” “Ooo..?? Itu hadphonenya Hida..???” “Iyaa..” “coba aku
pinjem bentar” dengan terburu-burunya Hida yang mau ambil power bank ini
Hadphonenya Hida ketinggalan di Wijaya. Setelah ia Rian mengetahui bahwa ada
foto – foto Amanda Putri di Hp Hida, Rian pun Begitu marah dan seakan ia mau
menghajarnya. Dengan marahnya Rian untung yang tidak bisa di kendalilkan, “
bressekkkkk....!!!!” Wijaya pun menangkan Rian yang sedang marah.” Tenang gini
aja ku panggilkan Hida terus suruh dia jelasin. Gimana tapi janjji jangan
berantem lu berdua” dengan omongkan Wijaya Rian pun nurut dengan perjanjian
tersebut. Hida pun datang. Dengan tenang karna Hida tidak punya salah. “ Gimana
ian..!!!” “Gini aku tadi lihat Hp kamu kok ada fotonya Pacar gue sama adek
gue..???” “Ooo yang itu..!! maaf yang sebelumnya saya tidak ngoomong sama kamu
kalau aku di suruh memotret mereka berdua dan akhirnya aku sama dia foto bareng
gituu...!!” dengan penjelasan Hida dengan jujur ia tetep menanyai semua sampai
bener – bener Rian percaya. Setelah pertengkaran yang agak tenang ini akhirnya
kita bertiga udah santai dan menggantikan obrolan dengan canda tawa. Akhirnya
setelah masalah tersebut ia pun percaya dan selesai cerita ini.
No comments:
Post a Comment